Pages

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

sesal


Hanya karena rasa sungkan kupaksakan diriku untuk datang....
Sebuah kesalahan bukan diniatkan sebab panggilan-MU ya ALLoh
Jiwa untuk sementara tersesat.....
Kembali aku merindukan tuntunan-MU....
Sedetik terasa hilang ...lepaslah seluruh kendali diri....lepas tanpa bimbingan...lepas tanpa arah....disebaban  penyakit manusia, yaitu:...LUPA..!!

Seketika tersadar diri untuk segera mengingat-MU.....
Kesombongan, riya’, ujub, sum’ah......berbondong-bondong mendatangiku, membujukku....
“Tunjukkan dirimu pintar, cerdas, kemu lebih segalanya dari yang lain....!!”
Disudut hati kecil merasakan katakutan.....
“Kamu bukan siapa-siapa...sejatinya dirimu itu BODOH...dan tak tahu apa-apa...
Kendalikan nada suaramu yang sok fasih berkata....
Jaga pandangan mu dari ingin dilihat orang...
Diamlah kamu tanpa berkata apapun.....yang membangkitkan prasangka orang.

Dan......semua ku lakukan atas petunjuk nurani yang masih dikuasai  nafsu jahat
Dan.......Tuhan-MU memperlihatkan kekuasaan-NYA.....
Dan.......kamu LUPA membacakan Do’a Keselamatan, yang sebaiknya kamu baca.......
Semua orang tidak sadar bahwa kamu telah melakukan kesalahan, namun hati kecilmu tak bisa bohong bahwa kamu di tegur ALLOH dg penyakit LUPA....!!

Inilah teguran  Alloh bagi diri yang dikuasai hawa nafsu Riya’.....
Sesalmu tak di ketahui orang...hanya hatimu yang tahu bahwa niatmu bukan karena Tuhanmu.......maka yang terjadi adalah rasa SESAL sebagai hukuman yang ditampakkan Alloh di dunia...
Sebagai penutup kesalahan diri.....
Ketika tanpa pertanyaan ku terangkan, ku jelaskan, ku umumkan....Blablablabla.....!! pada seorang sahabatku, yang seharusnya aku DIAM.
 “Banyak bicara kamu....!!”  batinku berbisik.

Rasa resah, bersalah , menguasaiku......
Rasanya tak ingin lagi datang dan enggan  dipandang “lebih”....
Tapi ini juga akan menjadi sebuah kesalahan....
Ilmu tanpa diamalkan, untuk diri sendiri....orang lain yang akan mencurinya...
Tak cepat sadar  atas kesalahan diri......orang lain yang akan mengambil manfaat dari buah pikiran kita....Orang lain bertambah pintar, kita mundur menjadi orang Bodoh, sebab KEBANGGAAN.

Na’uudubillaahiminndhaligh Ya, Alloh jauhkan kami dari penyakit Riya’ iri dengki sombong dan teman-teman penyakit hati ini.....Amiin


Wassalamualaikum...Warohmatulloohi..Wabarokaatu..

Minggu, 21 Agustus 2011

Ketika



Ketika...

Ketika Engkau bertanya....
Kapan saat-saat dirimu mengalami ketenangan, tanpa pikiran, tanpa keinginan, tanpa harapan..tanpa tekanan..?
Waktu terbaik yang Alloh berikan , yg Alloh tunjukkan dan Alloh perlihatkan kepada Hamba-hambanya yg mau mengikuti petunjuk-NYA..
Adalah disaat keinginan hawa nafsu memerintahkan untuk pulas menikmati hangatnya selimut tebal menghapus kedinginan dan menyamankan badan...tidur malam hari.

Namun.....!!! disaat itulah Engkau harus melawannya...
Ada sesuatu yang dijanjikan Tuhanmu akan nampak apabila engkau mau mengikuti-NYA
Sesuatu yang hanya bisa di rasakan kenikmatannya bagi hamba yang senantiasa mendekatkan diri kepada-NYA.
Bukan keinginan diri sendiri, tapi keinginan lain akan berjalan,memunculkan ide-ide,membuat  rencana dan keputusan terbaik.
Sesuatu mulai memerintahmu..........!

Ingatlah...tatkala Jibril  membangunkan Rosululloh SAW, ketika Beliau ketakutan setelah menerima Wahyu pertama, dan beliau menyembunyikan diri dibawah selimut kemudian sosok wanita Mulia menyelimutinya...? Khadijah (Istri beliau).
Setelah menenangkan diri beliau kembali bertahannuts di Gua Hira’.

Jangan pernah bertanya bila belum pernah melakukannya, karena engkau tidak akan dapat melukiskannya ,mengungkapkan dg kata
dan merasakan  ketergantungan yang amat sangat hanya kepada-NYA
Tak satupun di dunia ini  yang dpt  menggantikan saat-saat  ketentraman dan menyamankan kita rasakan yaitu: Disaat Tuntutan Ruh kita terpenuhi untuk selalu berdekatan dengan-NYA

Dalam keheningan malam, tanpa sadar meneteskan air mata, mengeluarkan semua RACUN tekanan yang menghimpit disiang hari,  memohon untuk mencari penyelesaiannya dengan mengadu kepada-NYA.

Jangan pernah mengadukan semua urusan kepada manusia, sebab manusia tidak akan dapat memberikan ketenangan dan kedamaian.
Jangan pernah mengeluh atas segala cobaan yang menimpa sebab semua terjadi atas seijin-NYA
Jangan pernah menanyakan kenapa masalah selalu mengelilingi, karena ini semakin mengkerdilkan akal dan hati.
Jangan pernah berhenti dalam pencarian terhadap Ridho Tuhanmu..InsyaAlloh kamu akan mencapainya.
Menangislah hanya kepada-NYA...tanpa berniat menangispun kau akan meneteskan air mata...
Air mata cinta..air mata cinta merindukan kedamaian...cinta merasakan kecanduan, ketergantungan dan mencapai kenikmatan melepaskan  semua beban masalah, tanpa kata, tanpa suara, tanpa pikiran  yang hanya akan menguras akal

Biarkan semua mengalir..kau hanya tinggal melantunkan ayat-ayat-NYA dalam hati......
 Pikiranmu akan lepas dan semua didalam dirimu akan terdiam....
Terdiam kosong, terdiam tanpa lupa, karena kau telah menghafal Ayat-ayat-NYA.
Meski kau tak paham maknanya namun kau bisa menangis......
Itulah saat-saat seorang hamba sedang mengalami dan merasakan berdekatan dengan-NYA dlm kehusyukan.

Selanjutnya tinggal mengikuti petunjuk  NYA, tanpa sadar menggiringmu untuk melahirkan setiap keputusan diluar sadarmu......
Keputusan yang terbaik menurut ALLOH bukan menurutmu, meski kamu tidak suka tapi inilah yang dikehendaki-NYA.

Ingat janji-NYA.... akan ada sesuatu yang besar menantimu yaitu:
KEDEWASAAN, KEMATANGAN DALAM BERFIKIR dan KETENANGAN dlm menghadapi setiap masalah, akan kamu peroleh.
Dalam kekhusyukan tahajud  malam hari,  selalu meminta petunjuk-NYA melalui Istikharoh.....
ALLOh mendidik dan mengajari dirimu agar engkau menjadi manusia yang punya harga diri, bernilai tidak mudah di permainkan manusia.
Dunia tak akan dapat membujukmu, kau akan menjadi manusia yang tangguh dan kuat serta sabar menerima ujian...Insya Alloh.

“Wastaiinu bisshobri wassholat wainnahaa lakabiirotun illaa’alallkhoosyiin...” Artinya; ‘Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya sholat itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu.” (Qs. Al-Baqoroh: 45).

Akhirnya...... Insya Alloh kehendak Alloh lah yang akan berjalan......
Ketergantunganmu kepada manusia akan hilang....
Ketergantunganmu  atas tuntutan hawa nafsumu sendiri akan hilang.....
Segala keinginan diri, keinginan mata, keinginan telinga, keinginan lidah akan terhenti.
Ketergantunganmu pada benda, pada Dunia akan sirna, tak silau dengan kemewahan, tak tertipu dg sifat manusia.
Pasrahkan, serahkan, ikhlaskan, biarkan Alloh yang memilih dan ALLOH yang akan mengendalikan....
Bukan keinginanmu....bukan pilihanmu dan bukan keinginan, mata, hati, telinga lidah yang selalu salah...

Mintalah... untuk diajarkan selalu mengingat-NYA
Mintalah... keinginan selalu memperbaiki ibadah kita yg kurang benar..perbaiki ibadahmu maka Tuhanmu akan senang.
Mintalah... untuk di ingatkan agar kita senantiasa mensyukuri nikmat-nikmat-NYA.
Mintalah... kecukupan dari rasa kekurangan, pelunasan hutang-hutang, penyelesaian masalah-masalah.
Mintalah...dijauhkan dari takdir buruk ,segala keburukan datangnya dari sendiri.

Qs, Yasiin: 19.
“Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri, apakah jika kamu diberi peringatan (kamu mengancam kami) sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.

Segala kemalangan datangnya dari diri sendiri, bila ingin terhindar dari Takdir buruk, selalu mengikuti apa yang Alloh kehendaki atas diri manusia agar terhindar dari kemalangan.

Rosululloh bersabda: ‘Hendaknya mereka berdo’a, Ya Alloh, tidak ada kebaikan kecuali kebaikan-MU, tidak ada ada kemalangan kecuali telah mendapatkan ijin-MU, dan tidak ada Tuhan selain Engkau.”
Hanya Alloh yang mampu mendatangkan kemalangan dan kebaikan.

Manusia hanya bisa berdo’a dan menjalankan perintah-NYA, selanjutnya hanya tinggal menunggu hasil usahanya dan tidak ada waktu yang tepat untuk bermunajat kepada-Nya kecuali Tahajut pada malam hari dan kamu tidak akan dapat Istiqomah melakukannya sebelum merasakan manfaatnya bagi dirimu, tak bisa kami memaksamu melakukannya, yang  bisa kami  lakukan hanya mencontohkannya kapadamu.

“Beginilah nak...Beginilah mas...beginilah dik, cara yang tepat untuk menyelesaikan semua masalah , Insya Alloh janji Alloh dekat, janji Alloh untuk segera menolongmu akan segera tiba tanpa kau menyadarinya bahwa Alloh telah menolongmu.... ketenangan, kedamaian akan kau peroleh dan ditampakkan segala keburukan dari siapapun yang akan merugikan dirimu... Amiin Ya Robbal’alamin.


Wassalamu’alaikum Warahmatullohi, wabarokaatu.

Senin, 15 Agustus 2011

Khusyu'



Bacalah....
Apa yang harus aku baca....? Rusululloh kebingungan.....
Apa yang harus aku baca Ya, Jibril..!! Aku tidak tahu, aku tidak bisa membaca....
Bacalah atas nama tuhanmu yang menciptakan.....
Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah...

Bacalah......
Dan Tuhanmu yang paling pemurah...
Yang mengajarkan manusia dengan perantara kalam...
Dia mengajarkan manusia apa yang tidak di ketahuinya...

Membaca...
Membaca apa yang tidak di ketahui...
Ikuti.......Ikuti dorongan hatimu melalui pendengaran  mata batinmu...
Biarkan......Biarkan hatimu memerintahkan, jantungmu, kulitmu, akalmu, imajinasimu...
Bergerak..dan bergerak mengikuti lantunan ayat-ayat suci Al-qur’an yang kau hafal...

Lepaskan seluruh ketegangan....
Telingan tidak mendengarkan pendengaran dari luar...
Dengarkan apa yang ada didalam tubuhmu...
Ayat-ayat tuhanmu sedang mengaliri urat syarafmu...
Maka....Ketenangan yang kau rasa dalam kedamaian tuhanmu...

Jangan kau pedulikan suara-suara dari kejahuan...
Jangan melihat apa yg tampak....tutup matamu..agar kau tak melihat Dunia luar
Jangan berfikir...berfikir hanya akan membuatmu tidak mendengar...
Dan jangan berprasangka.....sebab hatimu akan terbebani...

Jadilah seperti bayi yang hanya mampu mendengar saat pertama ia lahir...
Disaat anggota tubuh yg lain belum berfungsi...
Ia hanya mampu mendengar perintah tuhannya untuk menyongsong kehidupan barunya di Dunia....tak mengenal siapapun bahkan orang tuanya namun ia mampu mendengar perintah Tuhannya untuk menangis.

Dengarkan saja....
Dengarkan bacaan ayat-ayat panjang yang kau hafal.....
Maka dengan mendengar....seluruh sel-sel tubuhmu, anggota tubuhmu, semua urat syarafmu akan mampu mendengar....
Mengalahkan semua keinginan Ragawi untuk berhenti berdiri...
Berdiri...menghadap Tuhanmu, dalam kekhusyukan sholat.

Seluruh Anggota tubuhmu akan tunduk dengan perintah ILAHI...
Ha"color: #0066ff; font-size: 12pt;">Ruhmu memancarkan cahaya cemerlang,  ketenangan, kedamaian, kesucian.
Ruh Tuhanmu Alloh yang maha suci...
Biarkan DIA yang menguasai Hati dan Jiwamu....
Jangan biarkan Dunia diluar tubuhmu menguasaimu....
Yang ada di dalam akan memerintahmu untuk diam dan tenang.

ALLOH adalah ketenangan...
ALLOH adalah kedamaian...
ALLOH adalah cahaya...
ALLOH adalah Sumber dari segala sumber yang ada di Dunia dan akherat....

Berserah diri kepada-NYA...
Tunduk kepadaNYA....
Dengarkan......DIA akan memerintahmu dari dalam....
MEMBATIN...akan kau temukan DIA...


Wassalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarokaatu..

Jumat, 29 Juli 2011

La Tahzan


Terinspirasi dari seorang Ulama yang luas Ilmunya, bertutur dengan penuh kata-kata Hikmah  Dr. Aidh Al-Qarni, Semoga Berkah dan Rahmat Alloh atas Beliau.


La Tahzan……
‘Jangan bersedih’…Apa yang terjadi hari ini adalah jawaban dari sebuah do’a yg di kabulkan ALLOH atas-mu….
Berulang-ulang terucap permohonan segala kebaikan dan yang terbaik menurut OLLOH untuk-mu……..
Tersungkur didalam sujud segala pinta menyerahkan segalanya… hidup, mati, rizki dan jodoh hanya ALLOH yang maha tahu, berserah dirilah….! hanya kepada-NYA……

La Tahzan….
‘Jangan bersedih’.. Qodho dan Qadar tak akan pernah terjadi atas se ijin ALLOH…
‘Jangan bersedih,…segala sesuatu di Dunia ini tidak ada yang abadi dan akan berubah sesuai kehendak-NYA….
‘Jangan bersedih,….ALLOH sedang memaksakan kehendak-NYA agar kamu mau HIJRAH memaksakan diri-mu dari rutinitas yg selama ini me-lelahkan dirimu…..

La Tahzan…..
‘Jangan bersedih,…Kesedihan tidak akan pernah membuat manusia terbunuh…
‘Jangan bersedih…segalanya bila telah mencapai puncaknya akan bergeser, kehilangan adalah awal pelajaran bagi-mu….
Kehilangan dapat mendidik-mu menjadi DEWASA, jangan menjadi anak yang Cengeng…Jhindarilah..meratap yang akan membuat diri-mu lemah.
Tersenyumlah…JJ, ALLOH telah mempersiapkan kesenangan setelah berlalunya kesedihan……JJJ

La Tahzan….
‘Jangan bersedih…’ berlalunya waktu kemaren telah menjadi kenangan, menjadi sejarah, menjadikan pelajaran bagi-mu…….

La Tahzan..
‘Jangan bersedih…Hari ini adalah hari-mu….!’  saatnya untuk bangkit menata diri, mendidik diri, menjauh…! dari segala yang merugikan hati, menjauhkan diri-mu dari Zina hati, jagalah hati-mu untuk tetap berjalan lurus tanpa keinginan diri yang tak tahu apa-apa, tetaplah minta pertolongan pada-NYA biarkan kehendak-NYA berjalan sebab ALLOH Maha tahu apa yang terbaik bagi kita, tanpa putus asa memohon pertolongan kepada-NYA….Amin Ya.. Robb.

La Tahzan..’
‘Jangan bersedih…‘Esok hari tak perlu Kau pertanyakan…keghoiban hanya milik ALLOH, Gelap dan tak tertebak…….



Wassalamu'alaikum..Wr.. Wb..

Selasa, 12 Juli 2011

Cinta sejati.



Jika ditanya tentang satu kata INDAH tak tergambarkan keagungannya terbayang membumbung tinggi menjadi IMAJINASI adala kata CINTA…….
Terjawab jelas tidak ada kata seindah CINTA…….
Cinta Tertinggi adalah cinta sejati…Cinta pada ILAHI…ALLOH yang Maha Suci…
Mencintai Alloh di iringi rasa Cinta kepada kekasihNYA……
“Siapa kekasih NYA…?” Rasa Rindu yang dalam hanya tertuju atas Rosul Mulia…..

 
‘Wahai Nabi’….. Kekasih Alloh, Rindu kami hanya kepadamu……
Rentan waktu, jarak tak mampu mengurangi rindu kami kepadamu….
Terasa ingin menangis, bila di sebut Namamu dalam pujian Ummatmu.....
Sebagai wujud nyata dalam mencintai Tuhanku, ALLOH yang maha tinggi….ALLOH Ya… Ghoffur…Alloh Ya ‘Aziz…Alloh Ya Alim

Cintailah Orang tuamu, Saudaramu, Istri dan suamimu, sahabatmu…..
Sebab ALLOH memerintahmu…..
Bukan sebab Ke Egoisan, ke Pemilikan, Pemujaan berlebihan….
Cinta berlebihan penyebab penyembahan keberhalaan….
Takut kehilangan….merupakan kerugian besar……

Kembalilah kepada Sang pemilik cinta sejati….
Kembalilah jiwa-jiwa yang tenang menuju sumber keabadian….
Kelak kan Kau dapatkan kedamaian, ketenangan, kenikmatan…
Bukan kenikmatan keduniawian yang akan kau rasakan....

Kenikmatan tertinggi, cinta abadi, hanyalah pertemuan melihat TuhanMU…
Surga tertinggi yang di janjikan Alloh adalah dapat melihatNYA…
Kelak di Akherat kau akan dapat melihat wajah ALLOH dengan mata hati dan DZATNYA…
(Syaikh Abd Qadir Al-Jaelani)



Lakukan kebaikan……
Jalankan perintah NYA…melalui Al-Qur’an.
Ikuti Sunnah RosulNYA….melalui Sabda-sabdanya.
Lihatlah…! Perilaku Orang yang di berkahi..
Dengarkan nasehat ulama-ulama yang Saleh, yang luas Ilmu agamanya

Alloh adalah BENAR.
Janji Alloh adalah BENAR.
Pertemuan denganNYA adalah BENAR.
Firman-firmanNYA adalah BENAR.

Wassalamu’alaikum…Wr….Wb.



Minggu, 22 Mei 2011

Oh Yerussalem


 

Apakah disebut suci,
bila ia telah dijajah dan dijarah?
bila hak tidak lagi tegak?
bila hidup kian meredup?
bila tangis dan darah tlah lebur menjadi tanah
merah.

 

Apakah itu kesucian,
bila disana tiada yang bernama keadilan?

bila
kaktus bahkan tak sanggup berduri?
bila

angin gurun bahkan tidak sanggup bertiup
kalah dengan deru pesawat
dan gemuruh bombardir rudal.

 

Apakah kesucian masih berharga,
bila jeritan tak lagi didengarkan?
bila raungan anak kecil tak lagi dihiraukan?
bila kemanusiaan tidak lebih berharga daripada
selintas nafsu kebinatangan.

 

Masihkah ada kehormatan di Tanah Suci Palestina?
Tanah Suci yang tercabik – cabik kemuliaannya,
tanah para nabi yang terluka.


Masihkah ada Palestina?
di hati kita?

Aku bahkan tak bisa berbuat apa – apa


Kehangatan itu memercik
memantik,
mencipta serupa nuansa cinta.
Cinta itu berpendar
memencar,
merangkai selaksa do’a untuk Palestina.
Aku bahkan
tak kuasa untuk sekedar menuliskan
bait – bait kesenduan
tentangmu.
Aku bahkan
tak mampu untuk sekedar menggoreskan
puisi penuh kasih
bagimu.

Oh Al-Quds


Kesedihanku menjadi neraka hati
mengutuk apa saja yang kurasa

Melihat darah semburat bak laut merah
Luka itu masih basah dan menganga
Dihinggapi kepedihan yang teriris ego

Mengampun dilutut sang penguasa kekejaman
Hampir mati dihujam peluru perang
Langit bergelut mengabu di ujung malam
Nafas itu sudah tak terdengar lagi

Hingga fajar menyeruak di balik puing-puing kerikil
Memecah isak tangis yang sedari malam hening meratap

Terpekur di sudut jasad mereka terkasih
Menatap nanar ujung jalan yang penuh sesak dengan mayat

Anakku...aku mengerti kegetiran yang kau alami
Meski aku tak mampu merasakan persis seperti yang kau rasakan

Perihmu pasti jauh lebih perih
Sakitmu jauh lebih sakit

Anakku...sekejam apapun hari yang kau hadapi
Sehebat apapun kekuatan yang hanya ingin menghancurkanmu
Secanggih apapun mesiu yang mereka jatuhkan di negara tercintamu

Janganlah pernah berhenti berdoa...
Percayalah anakku...hanya Allah yang sanggup menyelamatkanmu...
Back

Oh Palestina


 

Puisi Perjuangan Palestina
Karya : Habiburrahman Saerozi

Tantangan  si  Kecil  Dorrah  Kepada  Tentara  Israel, Sedetik Sebelum Ajalnya Datang Menjelang

Dengan membusungkan dada,
Dada yang merah menyala
Dengan mengepalkan tangan kanannya,
Tangan yang merah menyala
Ia teriakan sebuah tantangan,
Tantangan yang merah menyala
Kepada seluruh tentara Israel yang durjana
Ayo, tembakan seluruh peluru kalian
Pada dadaku dan dada seluruh anak Palestina
Maka kalian akan kalah bersama keputus asaan
Dan kami akan menang bersama keyakinan!

Doa si Kecil Dorrah Untuk  Ariel  Sharon Sang Jagal Manusia Sedetik Sebelum Ajalnya Datang Menjelang

Dengan bibir bergetar menahan derita, derita anak-anak Palestina
Ia berdoa untuk Sang Jagal Manusia Ariel Sharon
Aku doakan kau Sharon semoga berumur panjang,
Agar kau dapat terus menyalurkan hobimu
Membunuh anak-anak kecil tanpa dosa
Di mana saja
Tuhan akan membinasakanmu mengutukmu dengan sejadi-jadinya
Kelak di neraka!!


Ketika Seorang Ibu Palestina Melahirkan Anaknya

(Sajak ini ditulis untuk mengenang terbunuhnya Shafia, bocah Palestina
berumur  tiga tahun yang ditembak tentara Israel beberapa hari setelah
tertembaknya Muhammad Al Dorrah )

Ketika seorang ibu Palestina melahirkan anaknya
Ia lantunkan suara adzan di telinga kanannya
Dan pangggilan qamat di telinga kirinya
Lantas ia tanamkan sebuah pesan suci dalam hatinya

Anakku, ayo sebut nama Allah,
Cepatlah bangkit, ambillah surgamu, ambillah mahkotamu
Yang dirampas ular bersisik bintang setan bernama Israel durhaka.
Anakku, Ular itu menjijikkan ibumu,
Ular itu menjijikkan seluruh umat manusia
Ular itu meresahkan dunia
Cepat bunuh dia, rajam dia dengan batu-batu neraka.

"Anakku, ayo sebut nama Allah,
Cepatlah bangkit, ambil batu-batu itu
rebutlahlah surgamu, rebutlah mahkotamu
Jangan ragu!!
Jika kau mundur setapak saja
Melawan Israel durjana
Yang telah berabad-abad menjadi musuh Tuhanmu,
Menjadi musuh nabimu,
Menjadi musuh ibumu,
Menjadi musuh ayahmu,
Dan menjadi musuh saudara-saudaramu seluruh umat manusia
Jangan kau sebut aku ini ibumu."

Seketika itu satu juta pahlawan Palestina tercipta
Dengan keberanian luar biasa
Dengan dada merah menyala
Bergerak bersama-sama
Bersenjata batu-batu neraka
Siap melumat Israel durjana sejadi-jadinya
Tanpa sisa.


Cara Orang Palestina Berbuka Puasa

Orang-orang Islam sedunia berbuka puasa
Dengan kurma dan makanan yang lezat lainnya
Tapi orang-orang Palestina berbuka puasa
Dengan batu-batu dan luka-luka yang menganga.


Cara Orang Palestina Berhari Raya

Tiap hari orang Palestina berhari raya
Merayakan gugurnya pahlawan mereka
Bunga-bunga surga
Menemani hari-hari mereka


Batalyon Izzuddin El Qassam

Menjiwai ajaran Muhammad
Mewarisi kejantanan Shalahuddin
Memperjuangkan kemerdekaan negeri
Mengumadangkan perdamainan sejati
Tanpa penindasan,
tanpa penjajahan,
tanpa pengusiran,
tanpa penyerobotan tanah air orang lain,
tanpa pemerkosaan,
tanpa teror,
tanpa kepengecutan

Tak pernah menyerah pada musuh
Tak pernah takut pada kematian
Satu lawan satu kalau berani
Atau terserah, kalian Israel, pasti kami hancurkan !
Mati satu tumbuh seribu
Inilah batalyon pilihan
Kebanggaan rakyat Palestina
Yang terus bergerilya, melawan penjajahan
Mengharap kerelaan Tuhan


~Saudaraku...mari kita bantu perjuangan saudara kita di palestina. Bantuan dapat disalurkan  melalui rekening berikut

Tags: puisi,