Pages

Tampilkan postingan dengan label About Me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Me. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Februari 2012

Ibrah



Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.

Ku  biarkan kamu mendekati api, agar kamu tahu betapa panasnya Api....
Kubiarkan kamu bermain pisau, agar kamu mengetahui bagaimana caranya agar tidak tersayat...

Tiada maksud hati membiarkan dirimu terluka, namun aku ingin kamu tahu bahwa semua itu akan membahayakan dirimu jika salah menggunakannya,,,,, seorang Ibu nggak mungkin menjerumuskan anaknya, aku ingin kamu paham itu..!

Dari kejadian yang ada ,, kamu dapat mengambil Ibrah sebagai proses pembelajaran bahwa, segala yang berbenturan dg agama maka yg dirugikan adalah dirimu sendiri, tersakiti, kecewa, tidak terima....dst, ini adalah akibat dari perbuatan kita sendiri....

Menangislah..!, menangislah.. mari kita sama” mengakui segala kesalahan diri, semoga Alloh berkenan menggugurkan dosa” kita, Amin..... ya, Robb.
Buang jauh sikap menyalahkan, mencari kambing hitam...semua terjadi karena Alloh yang Mau.

“Qooluutooirukum-maakum ainndhukkirtum bal-anntum qoumum-musrifuun.” Artinya:”Sesungguhnya kemalangan-kemalangan kamu itu adalah akibat dr perbuatan kamu sendiri, apakah setelah di beri peringatan kamu akan mencela kami.?”

Mengekang tali dengan kuat aku takkan mampu....
Membiarkanmu dengan bebas sesukamu, takkan aku lakukan itu...
Teriring selalu Do’aku.. memohonkan jalan yg terbaik dari setiap langkah, keputusan, rencana-rencana kita...

Semoga Alloh berkenan menuntun kita kepada jalan yg diridhoi-Nya, Amin,,,Ya Robbal’alamin.

Wassalamualaikum-Warahmatullohi-Wabarokatuh.

Sabtu, 17 Desember 2011

my Husband



Narsis sejenak, kata suamiku:” mumpung belum tua-tua amat yok kita poto....:P”,,,,,jadilah gambar kami seperti yang di bawah ini,,,,Jebreeeet !!! akhirnya nampak gambar sepasang yang mulai tua,,,,,# tapi??...tetep tampak bahagia...:D
Harus senyum...meski banyak yang dipikirkan, banyak masalah tetep  senyum....:), Bahagia kan nggak tergantung kita  punya problem or not,,,,
bahagia juga nggak tergantung lingkungan dimana kita tinggal, rumah kita kecil atau besar, ..?!!!!
 

Menyikapi kondisi yang ada dan pandai-pandai menyiasati, menyikapi setiap masalah yang datang kita hadapi secara bijak, tenang....akhirnya semuanya jadi nyaman dan bahagia tercipta........

Aku menemukan sebuah untaian kalimat yang indah, kurasa cocok sekali dengan apa yang ada di pikiranku, se ide denganku.....seorang yang cerdas berkata:
“Cintailah Orang yang benar-benar mencintaimu...bukan Orang yang benar-benar kamu cintai..(Aku berfikir...seorang wanita lebih baik di cintai dari pada mencintai). Tetapi bila kita tidak menemukan Orang yang benar-benar mencintai kita...berikan cintamu setulusnya, tanpa mengharapkan balasan darinya, maka kamu akan mendapatkan seseorang yang akan benar-benar mencintaimu”.


Setiap Orang mempunyai titik kepuasan tersendiri, ada yang menginginkan rumah yang besar, kemudian setelah terpenuhi, masih kepingin yang lebih luas lagi, padahal tanahnya masih banyak, tabungannya “ber-jut-jut”

 Dan ada yang tetep bersyukur meski tempat kontrakannya kecil, asal bisa berakrab ria, seranjang rame-rame kaya’ ikan pindang ngumpul jadi satu sama anak-anak,,,serasa hidup di Istana...tertawa lepas, saling cerita...(seperti inilah sebenarnya yang aku inginkan,) keakraban keluarga, kebahagiaan kami yang nggak bisa ditukar dengan harta Dunia.


Alhamdulillah Ya, Alloh..tak semua orang Engkau tunjukkan bagaimana cara membahagiakan diri, Namun Engkau telah tunjukkan kepada kami sekeluarga bagaimana harus membahagiakan diri, tak perlu kami siarkan bahwa kami bahagia....cukup hanya kami yang bisa merasakannya, sebab kebahagiaan hanya ada pada rasa..tanpa di ungkappun pancarannya akan tampak,,,,,

Bimbing kami untuk senantiasa bersyukur kepada-MU...jangan biarkan kami kufur ni’mat...sebab ENGKAU berjanji akan menambah Ni’mat yang lebih besar jika kita pandai bersyukur...

“Lainnsyakartum la aziidhannakum.” Artinya: Sesungguhnya jika Hamba-KU bersyukur kepada-KU, maka AKU akan menambah nikmat-KU padanya...(Qs; Ibrahim: 7)


Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokaatu..

Jumat, 02 Desember 2011

Meremehkan Orang lain




Ketika  kita sedang ngobrol dengan seseorang, terkadang lawan bicara kita tak sadar mengucap “maaf jangan tersinggung ya,,,?” dan kalimat ini sebenarnya bermaksud menyinggung kita, kalimat selanjutnya sudah bisa di tebak , akan menyakiti, merendahkan harga diri kita, yang terjadi ujung-ujungnya....obrolan jadi canggung, tak jarang pula berahir dengan perdebatan kecil.

Pembicaraan yang berakhir dengan ganjalan di hati......
Itu  yang terjadi pada suamiku saat bertemu dg saudara kami...
Terlalu membanggakan jati diri ternyata dapat melukai hati....
Bukan bermaksud memelihara kejengkelan di hati, tapi......?
Ingatlah bahwa sang pemberi Rizki,,,Alloh ya Robbi..ya, Rohman...Ar-Rahim..ya Karim, Tuhan yang kaya raya...Maha kuasa...Dia akan senantiasa menyantuni Hambanya yang memelihara dan mencari harta di jalan-NYA.

Bukan Harta SUAP yang mereka banggakan....
Bukan jabatan, pekerjaan, titel  kesarjanaan yang mengantar kepada berkah Tuhan, tapi...pengetahuan mengenal mana harta halal dan mana harta haram ini yang mengantarkan KEBERKAHAN.
Buat apa kemapanan pekerjaan, dapat pensiunan namun yang terpikir hanya keduniawian...perasaan cemas takut ngga’ bisa makan dihari tua..?

Ingatlah Alloh tidak tidur Dia yang selalu menjaga Hamba-NYA dari segala kesedihan, kecemasan, ketakutan...takut nggak bisa makan..????
Hamba-hamba-NYA yang Saleh, para Nabi, penuh dengan ujian dan sering kelaparan,,, Rosululloh sendiri sering mengikatkan batu di perutnya jika kelaparan....bukankah Dunia ini tempat segala ujian...??

Meski kelaparan namun kenyang dengan pengetahuan bahkan selalu lapar dengan Ilmu..inilah yang selalu kita butuhkan agar selamat dari Murka Tuhan, selamat dari perkataan yang sia-sia yang menunjukkan kesombongan.
Bukan pemerintah yang akan menentukan keselamatan hidup kita....
artinya meskipun bukan PEGAWAI  pemerintah...kita pasti sudah di jamin Rizkinya...

Janganlah terlalu bangga dengan jaminan hari tua yang datangnya hanya dari Hamba-NYA yang tidak berkuasa apa-apa...
Alloh yang Maha kaya...Alloh yang Maha berkuasa...Alloh yang akan menjamin Rizki Hamba-NYA....

Wassalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarokatu..

Senin, 28 November 2011

Tersadar


Tersadar disaat kita sedang lupa dan kesadaran dari hati membuat kita peka...peka akan sekitar,..sadar kita sedang berbicara...sadar saat tertidur...saat sedang berkumpul,mengobrol dg orang.....seakan sebuah rekaman kaset yg tak tersendat meski terekam ulang nggak ada yang terlupakan...itulah kesadaran yang terbiasa terasah dengan berdzikrulloh.....

Mengingat Alloh dalam keadaan apapun....maka Alloh akan mengingatkan kita dimanapun dan dalam situasi apapun kita tetap tersadar...bagaimana memilih kata-kata baik, sopan, terhindar dari perkataan sia-sia saat sdg bercakap, karena obrolan mencerminkan sikap dan kepribadian seseorang, apa yang di bicarakan, di ucapkan sebenarnya cermin dari sikapnya sehari-hari dan kebiasaannya menggunakan kata-kata.
Merekam serta menyaring setiap kata yang masuk di telinga kita dengan sendirinya kita akan tahu...sifat, dan latar belakang didikan dari keluarganya....

Sebenarnya meskipun tidak berpendidikan tinggi tapi tahu banyak hal bagaimana menempatkan diri, menahan diri, tahu kesantunan berbicara, bertanya, bersikap dsb...itu sudah cukup, sering kita jumpai dalam obrolan seseorang mendominasi pembicaraan dan tidak mau mendengar apalagi memberi kesempatan lawan bicaranya menyelesaikan bicaranya, selalu menyela..dari situ kita dapat menilai ia berwatak sombong....sedang ia tidak sadar bahwa ada seseorang yang harus di hargai pendapatnya, didengarkan pembicaraannya...inilah ciri orang yang nggak mau mendengar sehingga merasa paling benar, paling pintar merasa tersaingi bila ada orang yang melebihinya dalam segalanya...
Mencoba untuk menyelami dan memahami lawan bicara dengan banyak mendengar dari pada berbicara tidak akan kita dapatkan melalui nasehat ulama manapun kecuali atas kesadaran dari dalam diri sendiri...kesadaran diri didapat dari kebiasaan menempa diri dengan mengingat Alloh, dari dalam akan aktif menasehati dan tersadar serta mampu melihat lebih jelas segala kebenaran, kebaikan yang tersembunyi dapat membuat orang merasa sungkan, penghormatan tanpa diminta......karena rasa nggak enak dan nggak nyaman bila banyak bicara..nah itulah sungkan.
Kemuliaan sesungguhnya yang datang dari Alloh adalah rasa sungkan, dan rasa ini hanya di dapat dari orang yang tahu banyak hal tentang Agama, bisa membedakan mana benar mana salah, mana baik dan mana buruk, apa yang dibolehkan menurut agama serta yang dilarang agamanya..
meski diam namun dalam kediamannya sebenarnya merekam...dan tahu type watak seperti apa orang yang sedabg diajak berbicara.....

Kesimpulannya: Apa yang aku tulis ini sebenarnya hasil curhatan putriku tentang teman dekatnya...

Semoga bermanfaat.


Senin, 07 November 2011

foto-foto rebanaan, walimatunnikah



aiiih...ibu-ibu nabuh rebana sambil ngowooh...wkwkwkw..:)

wajahku kelihatan separoh....ehhh b agil kok ngelirik siapa tuh...???
B murtin nyanyi..apa belajar bu....???    eeeei tu bu nano yang bawah.....:)

walimatinnikaah.




Assalamualaikum Warohmatullohi wabarokaatu....
Dapet undangan di hajatan walimatul nikah bagi kami group rebana yang anggotanya ibu-ibu yang sudah berumur merupakan hiburan tersendiri, maklum dalam keseharian kami tergolong ibu rumah tangga yang sibuk terlibat rutinitas monoton...memasak, nonton tv sambil menanti keluarga pulang,

Apalagi aku...hidup serasa ngga’  menetap, kok ngga’ netep????
Ya,...punya rumah tapi ditinggal (dikontrakin),
Tinggal di toko yang sempit serasa tinggal di istana...ngadep jalan raya lagi..! jadi bisa lihat hiruk-pikuk manusia yang super sibuk kesana kemari ngejar uang, ngejar waktu, ngejar masa depan dengan kesibukannya.
Pagi pergi jagain toko, sore pulang ikut numpang tidur di kos putriku...yaah, kalo di itung-itung waktu serasa habis di jalan aja...

Tetep harus ikut kumpul-kumpul....iiihhh rebanaan, meski tanpa persiapan and latihan ternyata aku “BISA”’, yaa, karena group rebana kami sudah hampir tiga tahun berdiri, sudah banyak hal, banyak cerita, banyak pengalaman kami alami, baik itu peselisihan, kesal, protes, senang sedih, menghiasi perjalanan group ini.
Jadi semakin akrab menjalin persahabatan diantara kami...

Hari ini lagi-lagi di undang tanpa persiapan, tapi Alhamdulillah.....segalanya lancar, hanya sedikit protes dari sahabat kami karena ngga’ siap ditunjuk sebagai MC.
Sebenarnya meskipun tanpa latihan jika kita telah terbiasa melantunkan lagu dan bisa masukin musiknya saat nyanyi ngga’ akan ada salah...#kata suamiku#
Dan akhirnya.....yang terjadi??!! Malah bagus didengar saat nyanyi langsung dari pada saat latihan...:)
Karena My idol Maher zain......maka lagu-lagu yang aku bawain ya punya beliau...InsyaAlloh, Barokalloah, magnoon (ni, lagu’a Donia samir...idola juga hehe).
Yang jadi andalan...idolanya ibu-ibu...yaitu “baladhil hasiib” tak lupa aku nyanyiin...

Akhirnya dapet dah poto-poto, karena dah hampir maghrib gambarnya jadi kabur, yang penting masih bisa kelihatan orangnya aja.....:) ya iyalah masa’ orangnya hilang..?? hantu dong....???.
Yang penting bisa menghibur...sabda Rosul” senyum itu ibadah” artinya bila  kita mampu membahagiakan orang, membuat orang tersenyum itu dapat pahala, dan tujuan yang baik dihitung ibadah.....segala sesuatu yang dihitung ibadah adalah berkah...berkah itu apa?....segalanya bertambah baik...amiin ya, Robbal’alamin.

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatu.

Jumat, 21 Oktober 2011

Pesan tuk putriku.



Sehari saja tak mendengar khabar dari putriku rasanya selalu kepikiran terus, apa yg dilakukannya setelah kegiatan PKLnya usai....?
Biasanya setelah berkumpul kami bercerita tentang banyak hal, mulai dari awal ia berangkat kerja hingga pulang kembali di  tempat kosnya yang mungil...

Semua ceritanya mengenai teman”nya,  sms”nya yang masuk sampai masalah yang sangat pribadi kami diskusikan bersama Prinsip Agama  harus kamu pegang teguh anakku, jangan mau di kendalikan hawa nafsu, meskipun kamu mempunyai pacar tapi tanamkan padanya bahwa kita adalah keluarga terhormat yang takut kepada Alloh.
Hawa nafsu itu bila dituruti ia akan mencari-cari kesempatan untuk meminta lebih dari apa yang telah diberikan.
Hargai dirimu,  jaga nama baik keluarga kita dengan tidak mudah dikendalikan orang lain, justru kitalah yang harus mampu mengajarkan kepada orang lainus , memberi contoh hubungan yang baik dan sehat tanpa di bumbui dengan hawa nafsu.

Kamu harus paham,  betapa pentingnya menjaga diri, menjauhkan diri dari perbuatan yang melanggar Agama, perbuatan yang akan mendatangkan murka Alloh.

Aku dan Suamiku selalu mengajarkan pada putri kami untuk tak mudah di bujuk oleh siapapun, boleh kamu menjalin pertemanan yang akrab dengan seseorang yg kamu sukai..
Tapi.... nilai-nilai Agama harus kamu junjung tinggi, tetap menjaga jarak dan batas-batas pergaulan yang dibolehkan Agama dan ingat...! kamu tetap bukan muhrim dengannya.
Islam tidak mengenal pacaran,  Islam mengajarkan Ta’aruf (pendekatan) dengan cara-cara Islami dan tidak melanggar batas kesusilaan.


Belajar jujur kepada pasangan, meski dengan resiko tinggi, entah dia marah, curiga atau bahkan benci padamu,  kamu harus berani mengatakan kebenaran, jangan menyembunyikan sesuatupun kepada orang yang kamu sayangi, KEJUJURAN itu akan menyelamatkan dirimu  anakku....
Jangan mau menuruti keinginannya  bila ia meminta yang ‘Aneh-aneh’ .

Belajarlah mengatakan perkataan yang tidak disukainya sebab dengan begitu kamu akan mengetahui reaksinya ketika ia marah, kecewa, penasaran semakin membuatnya ingin dekat denganmu, tunjukkan kamu ngga’ mudah didapat, ngga’ mudah dikendalikan, jadilah dirimu sendiri yang selalu mengikuti jalan kebenaran yang telah kamu peroleh dengan banyak mendengar naehat.

Semoga Alloh senantiasa menjagamu, menjauhkan dirimu dari perbuatan yang mendatangkan murka-NYA dan Semoga jodohmu adalah orang yang terbaik yang dipilihkan ALLOH untukmu...mama akan selalu mendoakan kamu, dalam sujud tak lupa aku memohon kepada-NYA agar memberi segala yang terbaik yang ALLOH pilihkan buatmu, apapun itu.
Amiin, Ya, Robbal’aalamiin.